Setelah Ada Deretan Fakta Berikut, Saham Batu Bara (CUAN) Melesat
JAKARTA, investor.id - Saham emiten batu bara Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melesat pada sesi I perdagangan 19 Februari 2024. Di sekitar pukul 09.32 WIB, saham CUAN melesat 20% ke Rp 7.950.
Saham CUAN melesat setelah perseroan mengumumkan keterbukaan informasi terbaru yang dipublikasikan pada 17 Februari 2024.
Direktur Utama CUAN, Michael menjelaskan, pada 15 Februari 2024, perseroan bersama dengan entitas anak perseroan, yaitu PT Mareta Persada dan PT Kreasi Jasa Persada dan BNI telah menandatangani Akta Perubahan Dan Pernyataan Kembali Atas Akta Perjanjian Fasilitas Kredit No 87.
“Berdasarkan perjanjian fasilitas tersebut, perseroan mendapatkan fasilitas kredit berjangka dengan nilai fasilitas maksimal sebesar Rp 1,35 triliun,” terang Michael dikutip Senin (19/2/2024).
Michael mengungkapkan, pinjaman berdasarkan perjanjian fasilitas tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 26 September 2028. Seluruh pinjaman yang diperoleh perseroan ini akan dipergunakan untuk membiayai kegiatan perseroan secara umum.
“Pinjaman dari BNI tersebut menyebabkan bertambahnya kewajiban keuangan perseroan, dan sekaligus juga akan membantu perseroan dalam membiayai kegiatan usahanya,” sebut Michael.
Restu Akuisisi
Sebelumnya, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) juga telah mendapatkan restu pemegang saham untuk mengakuisisi PT Petrosea Tbk (PTRO). Persetujuan dari pemegang saham tersebut didapatkan pada rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) CUAN yang diadakan di Jakarta, 12 Februari 2024.
Nilai total rencana transaksi adalah Rp 940 miliar. Saham PTRO yang akan dibeli KJP adalah saham-saham milik PT Caraka Reksa Optima (CRO). Manajemen CUAN menjelaskan bahwa sumber dana yang dipergunakan untuk melaksanakan pengambilalihan PTRO oleh KJP berasal dari pinjaman dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang diperoleh oleh CUAN.
Selain itu, FTSE Russell mengumumkan hasil semi-annual review untuk FTSE Global Equity Index Series Asia Pasifik di luar Jepang dan China pada 16 Februari 2024. Di dalam indeks ini juga terdapat sejumlah emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Di mana, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dimasukkan dalam perhitungan untuk large cap atau berkapitalisasi pasar besar. Perubahan akan berlaku efektif setelah penutupan pada Jumat, 15 Maret 2024.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






