Jumat, 15 Mei 2026

Saham Ini pernah Melesat 1.000% lalu Ambles Dekati Gocap, Begini Nasibnya Sekarang

Penulis : Thresa Sandra Desfika
27 Feb 2024 | 07:30 WIB
BAGIKAN
PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU). (Ilustrasi/Perseroan)
PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU). (Ilustrasi/Perseroan)

PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) telah menggelar public expose insidentil pada Senin, 8 Januari 2024. Adapun paparan publik insidentil ini mengacu pada permintaan Bursa Efek Indonesia (BEI). “Latar belakang pelaksanaan, permintaan bursa,” ungkap Presiden Direktur KAYU, Nanang Sumartono dalam keterbukaan informasi.

Dalam paparan publik disebutkan bahwa perseroan berencana akan melakukan corporate action berupa rights issue pada tahun 2024

Sebagai informasi, Darmi Bersaudara (KAYU) pada awalnya bergerak di sektor perdagangan umum produk kayu olahan. Berkantor pusat di Surabaya dan menyewa area pengolahan kayu di Gresik dan Pasuruan.

ADVERTISEMENT

Pada 2015, pendiri perseroan memutuskan berkonsentrasi penuh menjalankan perdagangan ekspor kayu olahan bermerek dagang Darbe Wood dengan bahan baku secara legal diperoleh dari hutan Indonesia.

Perseroan menyatakan menyediakan kayu olahan bermutu tinggi jenis decking, E2E, T&G, flooring, door jamb, post beam, finger joint, dan window jamb dengan tujuan ekspor ke Asia Selatan khususnya Nepal dan India. Perseroan adalah salah satu entitas usaha dalam Darbe Group.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia