Emiten Ini dari Laba Jadi Rugi, tapi Sahamnya Tiba-tiba Melesat 70%
Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham Pelat Timah Nusantara (NIKL) tersebut, BEI saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini.
PT Pelat Timah Nusantara Tbk, disingkat PT Latinusa Tbk, merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang memproduksi tinplate berkualitas tinggi.
Pemegang saham mayoritas saat ini adalah knsorsium Jepang yang terdiri dari Nippon Steel Corporation, Mitsui Co Ltd, Nippon Steel Trading Corporation, dan Metal One. Selain itu, PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menggenggam 20,1% saham NIKL.
Nippon Steel Corporation juga merupakan penyedia bahan baku utama NIKL, tin mill black plate (TMBP), sehingga ketersediaan bahan baku senantiasa terjamin.
Pada tahun 2023, NIKL membukukan rugi tahun berjalan US$ 3,66 juta. Berbalik dari laba tahun berjalan pada 2022 sebesar US$ 7,12 juta.
Kerugian itu dipicu oleh penurunan penjualan dari US$ 255,34 juta di 2022 menjadi US$ 171,08 juta pada tahun 2023.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler



