Harga Emas Melemah, Terpukul Penguatan Dolar AS
Inflasi yang lebih tinggi mendorong The Fed untuk menjaga suku bunga tetap tinggi, memberatkan emas yang tidak menghasilkan bunga.
Meskipun The Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap pada hari Rabu, pasar menunggu komentar dari Ketua The Fed Jerome Powell setelahnya untuk proyeksi suku bunga terbaru.
Sementara itu, Bank of Japan (BOJ) mengakhiri delapan tahun suku bunga negatif dan sisa-sisa kebijakan tak lazimnya.
Sedangkan harga logam mulia lainnya, yaitu perak spot turun 0,5% menjadi US$ 24,91 per ons, platinum kehilangan 1,8% menjadi US$ 894,19, palladium terpangkas 3,8% menjadi US$ 992,5.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






