Jumat, 15 Mei 2026

Meski Pendapatan Turun 24%, Adi Sarana Armada (ASSA) Mampu Kantongi Laba Bersih  

Penulis : M. Ghafur Fadillah
1 Apr 2024 | 04:20 WIB
BAGIKAN
PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA). (Foto: ASSA)
PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA). (Foto: ASSA)

“Untuk bisnis kurir last mile Anteraja, strategi efisiensi  berhasil menurunkan biaya operasional sebesar 18% menjadi Rp 334,2 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang melompat sebesar Rp 409,2 miliar,” jelas dia.

Adapun di bisnis kendaraan bekas, anak usaha ASSA yakni PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) tahun ini membukukan performa positif dengan pencapaian melebihi target awal tahun.  ASLC membukukan pendapatan dari penjualan ritel melalui Caroline.id pada tahun 2023 sebesar Rp 479,3 miliar, meningkat 41,2% dari Rp 339,4 miliar pada tahun 2022.

“Peningkatan daya beli masyarakat seiring peningkatan pertumbuhan ekonomi pasca pandemi juga mendorong pertumbuhan jumlah kendaraan yang berhasil dilelang melalui JBA,” paparnya.

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, lanjutnya, perseroan berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan bisnis lelang, dari fee lelang dan fee admin, di tahun 2023 tercatat sebesar Rp 202,8 miliar. Angka itu meningkat 44,4% YoY dari 2022 mencapai Rp 140,5 miliar.  

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 44 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia