Jumat, 15 Mei 2026

Jadwal RUPST Bukit Asam (PTBA) Dirilis, Berapa Besar Dividennya?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
2 Apr 2024 | 11:30 WIB
BAGIKAN
Bukit Asam (PTBA). Dok/PTBA
Bukit Asam (PTBA). Dok/PTBA

Beberapa hal penting lain yang perlu disorot adalah volume penjualan PTBA pada kuartal IV-2023 sebanyak 10 juta ton, meningkat 28% (yoy) atau naik 4% (qoq). Produksi batu bara mencapai 10 juta ton atau meningkat 6% (yoy), tapi turun 24% (qoq).

Lalu, blended ASP batu bara PTBA pada kuartal IV-2023 sebesar Rp 1.064.000 per ton atau turun 27% (yoy), namun naik 17% (qoq). “ASP yang lebih rendah disebabkan oleh penurunan harga batu bara di pasar,” jelas Mandiri Sekuritas.

Dengan berbagai faktor tersebut, Mandiri Sekuritas mempertahankan rekomendasi netral untuk saham PTBA. Target harga saham PTBA dipatok sebesar Rp 2.500. PTBA diyakini memiliki potensi pertumbuhan produksi tertinggi dibandingkan perusahaan sejenis, karena ditopang oleh kapasitas transportasi yang lebih besar.

ADVERTISEMENT

“Kami masih mengharapkan imbal hasil (yield) dividen yang tinggi sebesar 8,2% (50% payout) atau yield dividen 18,7%, jika berdasarkan 100% payout. PTBA biasanya mengumumkan pembayaran dividen pada akhir Mei atau awal Juni,” pungkas Mandiri Sekuritas.

Saham PTBA pada perdagangan sesi I 2 April terpantau sedikit melemah. Di sekitar pukul 11.26 WIB saham ini ada di Rp 2.880 atau turun 0,35%.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia