Jumat, 15 Mei 2026

Emiten Portofolio Lo Kheng Hong Bagi Dividen Jumbo, 7 Juni Penentuan

Penulis : Thresa Sandra Desfika
7 Jun 2024 | 07:10 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi. (Dok. PGN)
Ilustrasi. (Dok. PGN)

JAKARTA, investor.id - Emiten portofolio Lo Kheng Hong, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)/PGN akan membagikan dividen tahun buku 2023 sebesar US$ 222,43 juta (sekitar Rp 3,5 triliun) atau setara Rp 148,30 per saham. Dividen itu naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 141 per saham.

Hal tersebut sebagaimana hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perseroan pada 30 Mei 2024.

Pada perdagangan 6 Juni kemarin, saham PGN (PGAS) ditutup di Rp 1.605 atau menguat 1,26%. Dalam tiga bulan terakhir saham ini sudah meningkat 43,95%.

Jika berpatokan pada harga penutupan 6 Juni, maka potensi yield dividen PGAS sekitar 9,22%.

ADVERTISEMENT

Adapun cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada Jumat, 7 Juni 2024 ini. Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 10 Juni 2024.

Cum dividen adalah tanggal terakhir investor dapat membeli saham tertentu untuk mencatatkan diri sebagai investor yang berhak menerima dividen dari emiten.

Sedangkan, ex dividen merupakan tanggal di mana investor sudah tidak mendapatkan hak dividen dari suatu saham yang dibelinya.

Lo Kheng Hong

Daftar pemegang saham yang berhak atas dividen Perusahaan Gas Negara (PGAS)/PGN adalah yang namanya tercatat sebagai pemegang saham perseroan pada 11 Juni 2024 pukul 16.00 WIB. Kemudian pembayaran dividen di 28 Juni 2024.

Tahun 2023, PGN mencetak laba bersih sebesar US$ 278,09 juta. Adapun sisa laba sebesar US$ 55,62 juta akan digunakan sebagai saldo laba ditahan. “Untuk kegiatan pengembangan bisnis,” jelas manajemen PGN dalam keterangannya, Kamis (30/5/2024).

Per 30 April 2024, investor kawakan Lo Kheng Hong tercatat memiliki 149.978.100 (0,62%) saham PGN (PGAS). Dengan demikian, Lo Kheng Hong berpotensi meraih dividen PGAS sebesar Rp 22,2 miliar.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia