Jumat, 15 Mei 2026

PGN (PGAS) Masih Ada Tantangan, Hold Sahamnya

Penulis : Jauhari Mahardhika
18 Jun 2024 | 13:00 WIB
BAGIKAN
Pipa distribusi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN. (Foto: Istimewa)
Pipa distribusi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN membukukan pendapatan US$ 949,3 juta pada kuartal I-2024 atau tumbuh 1,7% yoy, namun terkikis 0,7% qoq. Sedangkan laba bersih lebih baik dari perkiraan sebesar US$ 121,1 juta, meningkat 52,2% qoq atau naik 40,8% yoy.

“Efisiensi pada COGS (cost of goods sold) dan biaya keuangan menghasilkan laba bersih yang lebih baik dari perkiraan, tetapi pertumbuhan pendapatan tetap datar,” tulis Vera, analis MNC Sekuritas, dalam risetnya.

Pada kuartal I-2024, PGN mencatatkan margin distribusi sebesar US$ 2,46/mmbtu, naik 26,1% qoq atau meningkat 39,9% yoy. Volume distribusi gas sebanyak 858 bbtud, turun 7% qoq/12,1% yoy.

ADVERTISEMENT

“Manajemen PGN (PGAS) menargetkan spread distribusi US$ 1,6-1,8/mmbtu dibandingkan US$ 1,95/mmbtu pada 2023. Sedangkan volume tahun ini diproyeksikan sebanyak 954 bbtud dibandingkan 2023 yang sebanyak 923 bbtud,” sebut Vera.

MNC Sekuritas menilai bahwa emiten berkode saham PGAS tersebut menunjukkan kinerja operasional yang stabil, namun prospek lemah. Masalah rantai pasokan juga mengekspos potensi risiko dalam memenuhi target distribusi dan mempertahankan kinerja di masa depan.

Selain itu, rentannya industri minyak dan gas terhadap konflik geopolitik antara Rusia dan Ukraina serta di Timur Tengah juga menjadi tantangan bagi PGAS.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia