Saham Emiten Telko Ini Paling Dijagokan, Bukan Telkom (TLKM)
JAKARTA, investor.id – Manuver Telkomsel ke segmen low end melalui Telkomsel Lite dan portofolio yang ada diperkirakan hanya akan berdampak kecil terhadap PT Indosat Tbk (ISAT)/Indosat Ooredoo Hutchison dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).
“Kurangnya pembalasan dari Indosat dan XL menunjukkan bahwa fokus Telkomsel di segmen kelas bawah hanya akan berdampak kecil terhadap Indosat dan XL yang menargetkan pengguna produktif,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Niko Margaronis dan tim melalui risetnya.
Sementara itu, mengenai kehadiran Starlink di Indonesia, BRI Danareksa Sekuritas bersikap netral karena layanan satelit internet dari SpaceX milik Elon Musk tersebut saling melengkapi dengan para operator telekomunikasi di Tanah Air.
Starlink dianggap mampu menjangkau perdesaan yang selama ini mengalami keterbatasan konektivitas yang parah dan kurang terlayani oleh operator telekomunikasi. Meskipun latensi rendah satelit LEO Starlink berpotensi memiliki nilai komersial yang lebih tinggi bagi pengguna di perumahan, kapasitasnya relatif terbatas.
Selain itu, sekitar 6.000 satelit Starlink ditujukan untuk konektivitas global, bukan hanya satu negara saja. Sedangkan pemain lokal dapat meningkatkan kapasitas jaringan secara efisien dan membangun jaringan distribusi dengan ekosistem pengguna yang komprehensif.
Niko yakin layanan satelit akan melengkapi infrastruktur telekomunikasi terestrial. Potensi kemajuan teknologi satelit dalam jangka panjang juga masih dipertanyakan.
“Kami menyimpulkan bahwa kekhawatiran terhadap Starlink sudah berlebihan. Di sisi lain, langkah Telkomsel yang fokus ke segmen low end tampaknya tidak bersaing secara langsung dengan perusahaan sejenis,” jelas dia.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






