Asing Masih Net Buy, Saham Ini Dikejar
JAKARTA, investor.id – Investor asing terus melakukan transaksi beli bersih (net buy) saham sebesar Rp 558,4 miliar di seluruh pasar Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (5/7/2024). Dengan begitu, total transaksi jual bersih (net sell) asing sepanjang tahun berjalan ini makin berkurang menjadi Rp 5,09 triliun.
Hari ini, net buy terbesar di pasar reguler dialami saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 179,1 miliar. Selain mengejar saham BMRI, asing juga banyak membeli saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net buy senilai Rp 139,6 miliar.
Sebaliknya, net sell terbanyak oleh investor asing terjadi pada saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Namun, nilainya relatif kecil. Net sell saham ASII Rp 23,7 miliar, BBNI Rp 20,6 miliar, dan BBRI Rp 20 miliar.
Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup kembali naik 32,48 poin (0,45%) ke level 7.253,3. Dengan demikian, IHSG menguat tiga hari beruntun. Sebanyak 281 saham terpantau naik, 269 saham turun, dan 239 saham stagnan.
Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 9,45 triliun. Volume perdagangan sebanyak 17,9 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 925.523 juta kali.
Sebagian besar sektor saham melesat pada penutupan pasar hari ini. Penguatan terbesar terjadi di sektor kesehatan sebesar 1,46%. Diikuti, penguatan di sektor perindustrian 1,37%, sektor properti 0,73%, sektor teknologi 0,52%, dan sektor barang konsumsi primer 0,39%.
Sedangkan pelemahan terjadi di sektor barang baku 0,43%, sektor infrastruktur 0,22%, dan sektor barang konsumsi non primer 0,39%.
Saham Top Cuan
Saat IHSG hari ini menguat, lima saham mencetak cuan besar dan masuk daftar top gainers atau top cuan. Bahkan ada saham yang menghasilkan cuan hingga 32%.
Berdasarkan data RTI, saham-saham tersebut antara lain PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) yang melejit 32,08% menjadi Rp 70, PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) melesat 24,76% menjadi Rp 131, dan PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) melonjak 20,37% menjadi Rp 65.
Kemudian, saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) meningkat 18,03% menjadi Rp 72 dan PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP) naik 10,2% menjadi Rp 280.
Sementara itu, saat IHSG hari ini naik, mayoritas indeks saham Asia justru turun. Straits Times (Singapura) terkoreksi 0,85%, Hang Seng (Hong Kong) anjlok 1,27%, dan Shanghai (China) turun 0,26%. Sedangkan Nikkei (Jepang) menguat 0,82%.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






