Sabtu, 20 Juni 2026

Preview Kinerja Astra (ASII) Semester I dan Potensi Sahamnya

Penulis : Jauhari Mahardhika
21 Jul 2024 | 09:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT Astra International Tbk (ASII). (Foto: Astra)
Ilustrasi PT Astra International Tbk (ASII). (Foto: Astra)

JAKARTA, investor.id – Laba bersih segmen otomotif PT Astra International Tbk (ASII) pada semester I-2024 diprediksi lesu atau turun 17% yoy, karena penjualan mobil lemah. Pendapatan di segmen tersebut dan operating profit (OP) juga diperkirakan turun masing-masing sebesar 13% dan 45% yoy.

Pendapatan segmen otomotif Astra dan OP pada semester I-2024 ditaksir mencapai 49% dan 53% dari estimasi BRI Danareksa Sekuritas tahun ini. Bandingkan dengan musiman semester I yang sebesar 47% dan 49-61%.

“Menurut kami, pendapatan segmen otomotif dan OP pada semester I-2024 masih sejalan dengan tren musiman, karena volume penjualan mobil yang lemah kemungkinan sebagian diimbangi oleh volume penjualan sepeda motor yang lebih kuat atau hanya turun 1% yoy,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Richard Jerry dan Christian Sitorus dalam risetnya.

ADVERTISEMENT

BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan pendapatan Astra yang lebih kuat pada semester II-2024, didorong oleh penjualan mobil. Sedangkan penjualan sepeda motor diprediksi melambat, karena standar penjaminan dalam pembiayaan motor diyakini lebih ketat.

Margin otomotif emiten berkode saham ASII tersebut ditaksir mencapai 1,7% pada kuartal II-2024 dibandingkan kuartal I-2024 yang sebesar 1,5%, karena tidak ada perubahan besar dalam bauran produk mobil pada kuartal II-2024, meski angka penjualan mobil lebih lemah. Di sisi lain, diskon relatif terbatas karena tingkat persediaan yang sehat.

Di segmen keuangan, pendapatan dan OP berpeluang tumbuh 12% dan 18% yoy pada semester I-2024. Alhasil, pendapatan segmen keuangan dan OP tersebut ditaksir sekitar 51% dan 55% dari estimasi BRI Danareksa Sekuritas tahun ini. Taksiran itu lebih tinggi dari perkiraan musiman yang sebesar 48% dan 46%.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 menit yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 14 menit yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 34 menit yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
International 49 menit yang lalu

Israel Serang Lebanon, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

Iran kembali tutup Selat Hormuz usai Israel serang Lebanon, ancam kesepakatan damai dengan AS dan picu krisis energi global.
Lifestyle 2 jam yang lalu

Hotto Gaet Indro Warkop

Brand minuman multigrain Hotto resmi meluncurkan kampanye "Karena Kamu Harus Sehat".
Business 2 jam yang lalu

Gandeng Indomaret, FolaPlay (IRSX) Perluas Akses Hiburan Digital

Folaplay menjalin kerja sama distribusi dengan Indomaret yang dikelola oleh PT Indomarco Prismatama.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia