Emiten Rugi tapi Sahamnya Tiba-tiba Melambung 106%, Ada Apa?
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan suspensi perdagangan terhadap saham PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) pada tanggal 8 Agustus 2024. Lantaran terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
“Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham Satria Mega Kencana (SOTS) pada perdagangan tanggal 8 Agustus 2024,” jelas pengumuman BEI.
Penghentian sementara perdagangan saham Satria Mega Kencana (SOTS) tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai.
Dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham SOTS.
Pada perdagangan 7 Agustus kemarin, saham SOTS melonjak 25% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 320. Pada perdagangan 6 Agustus juga saham ini lompat 34,74% mentok ARA. Dalam satu pekan terakhir saham SOTS melambung 53,85% dan dalam satu bulan terakhir tiba-tiba melesat 106,45%.
Rugi
PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) didirikan pada 16 Juni 2004. Perseroan memfokuskan operasinya di sektor properti, hotel, dan pariwisata.
Perusahaan membawahi dua anak perusahaan, yaitu PT Tanjung Karoso Permai, yang aktivitas bisnisnya terkonsentrasi di industri pariwisata Indonesia bagian timur, terutama Desa Karoso, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, serta PT Dwimukti Mitra Wisata, yang memiliki beberapa hotel bintang 3 dan 4 di bawah Sotis Hospitality Management, seperti Sotis Residence di Pejompongan, Sotis Hotel Falatehan di Jakarta, dan Sotis Villa Canggu di Bali.
Per 30 Juni 2024, perseroan membukukan rugi bersih Rp 7,85 miliar. Hampir mirip dengan periode sama tahun 2023 yang mengalami rugi bersih Rp 7,89 miliar.
Dari sisi pendapatan juga hampir sama, yakni Rp 9,73 miliar pada paruh pertama tahun ini. Dibandingkan dengan Rp 9,83 miliar pada enam bulan pertama tahun lalu.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






