Jumat, 15 Mei 2026

Asing Sebar Duit ke Tujuh Saham, Net Buy Tetap Besar

Penulis : Jauhari Mahardhika
29 Aug 2024 | 19:52 WIB
BAGIKAN
Investor berada di galeri sekuritas, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Investor berada di galeri sekuritas, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Investor asing melanjutkan transaksi beli bersih (net buy) saham dengan nilai yang tetap besar mencapai Rp 1,4 triliun di seluruh pasar Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/8/2024). Dengan demikian, total net buy asing sepanjang tahun berjalan ini bertambah menjadi Rp 16,5 triliun.

Hari ini, dana asing menyebar ke tujuh saham. Net buy terbesar di pasar reguler dialami saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp 214,7 miliar. Selain fokus ke saham BBRI, asing juga banyak membeli saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan net buy sebesar Rp 168,1 miliar.

Kemudian, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Net buy saham CUAN senilai Rp 160,2 miliar, TLKM Rp 139,2 miliar, dan BREN Rp 120,5 miliar.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Astra International Tbk (ASII). Net buy saham BBCA sebesar Rp 114,7 miliar dan ASII Rp 104,7 miliar.

Sebaliknya, transaksi jual bersih (net sell) terbanyak oleh investor asing terjadi pada saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Namun, nilainya tidak signifikan sebesar Rp 63 miliar.

Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup turun 31,27 poin (0,41%) ke level 7.627,6. Meski begitu, IHSG hari ini berhasil menembus rekor intraday tertinggi sepanjang masa (ATH) di level 7.715. Rekor intraday sebelumnya di level 7.672 yang terjadi pada 28 Agustus lalu.

Sebanyak 264 saham terpantau naik, 317 saham turun, dan 206 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp 13,26 triliun. Volume perdagangan sebanyak 17,37 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.292.695 kali.

Mayoritas sektor saham rontok pada penutupan pasar hari ini. Pelemahan terdalam terjadi di sektor barang baku 0,97%. Diikuti, pelemahan di sektor transportasi 0,91%, sektor energi 0,6%, sektor Properti 0,44%, dan sektor barang konsumsi primer 0,2%.

Sedangkan penguatan terjadi di sektor barang konsumsi non primer 0,47% dan sektor infrastruktur 0,39%.

Saham Top Cuan 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia