Jumat, 15 Mei 2026

Cek Saham Keuangan Murah dengan Yield Dividen 13%

Penulis : Harso Kurniawan
30 Aug 2024 | 10:30 WIB
BAGIKAN
Pengunjung memperhatikan layar pergerakan saham di Galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung memperhatikan layar pergerakan saham di Galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, Investor.id – Saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance/TUGU)  bisa menjadi saham pilihan investor di sektor keuangan. Sebab, harganya masih murah dengan PBV 0,4 kali dan yield dividen 13%.

“EPS perseroan senantiasa tumbuh signifikan, didorong pendapatan perusahaan yang signifikan terutama dalam dua tahun terakhir,” ujar  Yazid Muammar, pengamat pasar modal, dikutip Kamis (29/8/2024).

Secara bisnis, dia menuturkan, TUGU juga solid. Pertumbuhan bisnis perseroan sepanjang semester I-2024 terdorong premi asuransi yang naik signifikan. Margin underwriting perseroan pun semakin tebal, sehingga mendongkrak profitabilitas.

ADVERTISEMENT

TUGU mencatatkan premi bruto konsolidasian semester I-2024 senilai Rp 5,2 triliun atau tumbuh 39% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, premi neto TUGU naik 34% menjadi Rp 2 triliun, sejalan dengan kenaikan premi bruto.

Apabila dibedah, kontributor terbesar premi neto tersebut berasal dari segmen kebakaran yang naik 59% dan menyumbang 40%. Selain segmen kebakaran, segmen lainnya juga naik 44% menjadi Rp 707 miliar dan menyumbang 35% dari total.

“Asuransi kebakaran yang termasuk di dalamnya asuransi properti naik signifikan, sejalan dengan size segmen tersebut yang paling besar untuk industri asuransi umum. Adapun segmen lainnya meningkat pesat sejalan dengan strategi perseroan untuk merambah ke segmen ritel dan non-captive” kata dia.

Selain dua segmen di atas, dia menerangkan, premi neto asuransi rekayasa perseroan tumbuh 51% menjadi Rp 111 miliar. Kemudian, segmen rangka kapal juga menyumbang premi neto senilai Rp 143 miliar atau naik 43%, sedangkan segmen penerbangan mencetak pertumbuhan tertinggi hingga 110% menjadi Rp 32 miliar.

Pemimpin Pasar 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 18 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia