Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Stabil, Pasar Menanti Data Inflasi AS

Penulis : Indah Handayani
10 Sep 2024 | 04:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas batangan. (Ist/Beritasatu.com)
Ilustrasi emas batangan. (Ist/Beritasatu.com)

NEW YORK, investor.id - Harga emas stabil pada Senin (9/9/2024). Di tengah pasar menanti laporan inflasi Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kemungkinan besaran pemangkasan suku bunga The Fed.

Dikutip dari Reuters, harga emas spot tidak banyak berubah dan tercatat di angka US$ 2.499,7 per ons pada pukul 17:54 GMT. Sementara itu, harga emas berjangka AS ditutup naik 0,3% menjadi US$ 2.532,7 per ons.

"Emas kemungkinan besar akan tetap stabil dalam kisaran yang sudah ada, meski mungkin sedikit fluktuatif," kata Peter A. Grant, Wakil Presiden sekaligus ahli strategi logam senior di Zaner Metals, sembari menambahkan bahwa harga emas dapat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.

ADVERTISEMENT

Pada 20 Agustus lalu, emas mencetak rekor tertinggi di harga US$ 2.531,6 per ons.

Saat ini, traders melihat peluang 73% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan minggu depan, sementara kemungkinan pemangkasan sebesar 50 basis poin hanya sekitar 27%, menurut alat CME FedWatch.

"Pasar tampaknya lebih condong pada skenario pemangkasan kecil sebesar 25 basis poin, dan itulah yang saya perkirakan sejak awal," tambah Grant.

Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang dalam memegang aset emas yang tidak menghasilkan imbal hasil.

Data Ketenagakerjaan AS

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia