Harga Emas Stabil, Pasar Menanti Data Inflasi AS
Minggu lalu, data ketenagakerjaan menunjukkan peningkatan lapangan kerja di AS pada Agustus lebih rendah dari perkiraan. Namun penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,2% mengindikasikan pasar tenaga kerja masih cukup kuat untuk mencegah pemangkasan suku bunga yang lebih besar.
Kini, investor kini menantikan data indeks harga konsumen AS untuk Agustus yang akan dirilis pada Rabu (11/9/2024) dan indeks harga produsen pada Kamis (12/9/2024).
"Jika angka inflasi jauh lebih rendah dari yang diharapkan dan memicu harapan pemangkasan 50 basis poin, harga emas bisa mencapai rekor tertinggi. Namun, jika konsensus tetap pada pemangkasan 25 basis poin, harga emas mungkin tidak akan mengalami penurunan signifikan karena The Fed dipastikan akan memangkas suku bunga," kata Carlo Alberto De Casa, analis pasar dari Kinesis Money.
Menurut laporan yang dirilis oleh The Fed New York pada Senin, ekspektasi masyarakat AS terhadap tekanan inflasi sedikit berubah bulan lalu.
Sedangkan harga logam mulia lainnya, yaitu perak naik 1,2% menjadi US$ 28,26 per ons, platinum melejit 2,3% menjadi US$ 942,45 per ons, dan paladium melonjak lebih dari 3% menjadi US$ 945,72 per ons.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






