Harga Emas Stabil, Pasar Menanti Data Inflasi AS
NEW YORK, investor.id - Harga emas stabil pada Senin (9/9/2024). Di tengah pasar menanti laporan inflasi Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kemungkinan besaran pemangkasan suku bunga The Fed.
Dikutip dari Reuters, harga emas spot tidak banyak berubah dan tercatat di angka US$ 2.499,7 per ons pada pukul 17:54 GMT. Sementara itu, harga emas berjangka AS ditutup naik 0,3% menjadi US$ 2.532,7 per ons.
"Emas kemungkinan besar akan tetap stabil dalam kisaran yang sudah ada, meski mungkin sedikit fluktuatif," kata Peter A. Grant, Wakil Presiden sekaligus ahli strategi logam senior di Zaner Metals, sembari menambahkan bahwa harga emas dapat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.
Pada 20 Agustus lalu, emas mencetak rekor tertinggi di harga US$ 2.531,6 per ons.
Saat ini, traders melihat peluang 73% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan minggu depan, sementara kemungkinan pemangkasan sebesar 50 basis poin hanya sekitar 27%, menurut alat CME FedWatch.
Baca Juga:
InJourney Airports Jajaki Peluang IPO"Pasar tampaknya lebih condong pada skenario pemangkasan kecil sebesar 25 basis poin, dan itulah yang saya perkirakan sejak awal," tambah Grant.
Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang dalam memegang aset emas yang tidak menghasilkan imbal hasil.
Data Ketenagakerjaan AS
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






