Minggu, 21 Juni 2026

Saham Emiten Grup Bakrie & Salim Lagi Panas, Gara-gara Apa?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
20 Sep 2024 | 08:18 WIB
BAGIKAN
Presiden Direktur Bumi Resources (BUMI), Adika Nuraga Bakrie. Bumi Resources merupakan emiten Grup Bakrie dan Salim. Ist
Presiden Direktur Bumi Resources (BUMI), Adika Nuraga Bakrie. Bumi Resources merupakan emiten Grup Bakrie dan Salim. Ist

JAKARTA, investor.id - Saham emiten Grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tengah memanas dengan melonjak 11,43% ke Rp 117 pada perdagangan 19 September 2024, dan menjadi level tertingginya sepanjang tahun berjalan alias year to date (ytd).

Sebanyak 2,12 miliar saham Bumi Resources dengan kode BUMI diperdagangkan, frekuensi 15.954 kali, dan nilai transaksi Rp 236,5 miliar.

Dalam satu bulan terakhir saham emiten batu bara ini melesat 34,48% dan dalam tiga bulan terakhir melambung 69,57%.

ADVERTISEMENT

Sementara itu harga batu bara menguat pada Kamis (19/9/2024). Hal itu berkat kabar dari China. Harga batu bara Newcastle untuk September 2024 naik US$ 0,5 menjadi US$ 139,5 per ton. Sedangkan Oktober 2024 meningkat US$ 1,5 menjadi US$ 136,75 per ton. Sementara itu, November 2024 terkerek US$ 1,7 menjadi US$ 138 per ton.

Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk September 2024 stagnan di US$ 114,25. Sedangkan, Oktober 2024 terpangkas US$ 1,8 menjadi US$ 110,8. Sedangkan pada November 2024 melemah US$ 1,7 menjadi US$ 110,75.

Harga batu bara didukung oleh berkurangnya produksi China akibat hujan lebat, meningkatnya inspeksi keselamatan di tambang, meningkatnya permintaan konsumen menjelang hari libur nasional tanggal 1-7 Oktober, dan pekerjaan pemeliharaan beberapa jalur kereta api di provinsi Shanxi yang digunakan untuk transportasi batu bara.

Cadangan Batu Bara

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia