Saham Emiten Grup Bakrie & Salim Lagi Panas, Gara-gara Apa?
JAKARTA, investor.id - Saham emiten Grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tengah memanas dengan melonjak 11,43% ke Rp 117 pada perdagangan 19 September 2024, dan menjadi level tertingginya sepanjang tahun berjalan alias year to date (ytd).
Sebanyak 2,12 miliar saham Bumi Resources dengan kode BUMI diperdagangkan, frekuensi 15.954 kali, dan nilai transaksi Rp 236,5 miliar.
Dalam satu bulan terakhir saham emiten batu bara ini melesat 34,48% dan dalam tiga bulan terakhir melambung 69,57%.
Sementara itu harga batu bara menguat pada Kamis (19/9/2024). Hal itu berkat kabar dari China. Harga batu bara Newcastle untuk September 2024 naik US$ 0,5 menjadi US$ 139,5 per ton. Sedangkan Oktober 2024 meningkat US$ 1,5 menjadi US$ 136,75 per ton. Sementara itu, November 2024 terkerek US$ 1,7 menjadi US$ 138 per ton.
Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk September 2024 stagnan di US$ 114,25. Sedangkan, Oktober 2024 terpangkas US$ 1,8 menjadi US$ 110,8. Sedangkan pada November 2024 melemah US$ 1,7 menjadi US$ 110,75.
Baca Juga:
Gocekan Saham GOTO, ke Mana Selanjutnya?Harga batu bara didukung oleh berkurangnya produksi China akibat hujan lebat, meningkatnya inspeksi keselamatan di tambang, meningkatnya permintaan konsumen menjelang hari libur nasional tanggal 1-7 Oktober, dan pekerjaan pemeliharaan beberapa jalur kereta api di provinsi Shanxi yang digunakan untuk transportasi batu bara.
Cadangan Batu Bara
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






