Jumat, 15 Mei 2026

GOTO Teken Perjanjian Bisnis di China, Prabowo Jadi Saksi

Penulis : Jauhari Mahardhika
10 Nov 2024 | 17:38 WIB
BAGIKAN
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Tencent Cloud, dan Alibaba Cloud menandatangani perjanjian penguatan infrastruktur komputasi awan (cloud). Perjanjian tersebut diumumkan dalam Forum Bisnis Indonesia-China di Beijing, Minggu (10/11/2024).
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Tencent Cloud, dan Alibaba Cloud menandatangani perjanjian penguatan infrastruktur komputasi awan (cloud). Perjanjian tersebut diumumkan dalam Forum Bisnis Indonesia-China di Beijing, Minggu (10/11/2024).

BEIJING, investor.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Tencent Cloud, dan Alibaba Cloud hari ini, Minggu (10/11/2024), menandatangani perjanjian yang mencakup penguatan infrastruktur komputasi awan (cloud) dan pengembangan talenta digital lokal di Indonesia. Hal itu sebagai upaya signifikan untuk mendorong ekonomi digital Indonesia serta mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Perjanjian tersebut diumumkan dalam Forum Bisnis Indonesia-China, yang difasilitasi oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) di Beijing dan disaksikan oleh Presiden Indonesia, Prabowo Subianto.

GOTO, Tencent Cloud, dan Alibaba Cloud akan bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dan berkomitmen untuk membekali tenaga kerja Indonesia dengan keterampilan yang dibutuhkan agar unggul dalam ekonomi digital global.

ADVERTISEMENT

Tencent Cloud sendiri akan membangun Pusat Data Internet (IDC) ketiga di Indonesia sebagai bagian dari komitmen baru senilai US$ 500 juta dalam bentuk infrastruktur, sumber daya, dan investasi di Indonesia hingga 2030.

Investasi itu bertujuan untuk memberdayakan perusahaan-perusahaan lokal dengan solusi cloud dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang canggih, mendorong ekonomi digital, dan adopsi teknologi AI.

Sementara itu, Alibaba Cloud yang merupakan penyedia layanan cloud besar pertama yang membangun infrastruktur lokal di Indonesia telah mendirikan tiga pusat data dan bekerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan lokal untuk melatih hampir 400.000 individu dalam bidang cloud dan AI.

Alibaba Cloud juga berencana menggandakan jumlahnya menjadi 800.000 orang pada 2033 dan akan mendirikan Pusat Keterampilan di Universitas Indonesia untuk menawarkan pelatihan khusus sebagai bagian dari Program Pemberdayaan Akademik Alibaba Cloud atau Alibaba Cloud Academic Empowerment Program (AAEP).

Komitmen Tencent Cloud dan Alibaba Cloud 

Komitmen Tencent Cloud dan Alibaba Cloud tersebut dibangun berdasarkan kontrak layanan cloud yang lebih luas antara kedua perusahaan tersebut dengan GOTO, perusahaan ekosistem digital terbesar di Indonesia, yang diumumkan pada September 2024. Kesepakatan ini memastikan bahwa data GOTO akan tetap disimpan di Indonesia, mendukung kedaulatan data nasional, serta meningkatkan keamanan data bagi pengguna dan bisnis Indonesia.

Direktur Utama Grup GOTO, Patrick Walujo merasa terhormat atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian perjanjian tersebut. “Ini menandai tonggak penting perusahaan dalam upaya memperkuat infrastruktur digital Indonesia,” kata Patrick.

Melalui kemitraan dengan Tencent Cloud dan Alibaba Cloud, GOTO tak hanya memastikan platform GOTO tetap aman dan tangguh, tetapi juga memberdayakan ekonomi digital Indonesia dengan investasi besar dalam infrastruktur cloud, serta pelatihan untuk mengembangkan talenta digital lokal.

“Kami berharap melalui kolaborasi ini, GOTO dapat memberikan fondasi yang kokoh bagi pengguna dan mitra kami untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, mendorong inovasi, serta memposisikan Indonesia sebagai pemimpin dalam transformasi digital di kawasan Asia Tenggara,” jelas Patrick Walujo.

Pada kesempatan itu, Poshu Yeung, wakil presiden senior Tencent Cloud Internasional, mengungkapkan bahwa Indonesia adalah negara dengan ekonomi yang dinamis dan potensi yang luar biasa. “Kami merasa terhormat Presiden Prabowo Subianto dapat hadir menyaksikan peresmian kemitraan ini. Kami berkomitmen untuk memberdayakan perusahaan-perusahaan Indonesia dengan teknologi canggih dan berskala besar,” tutur dia.

Sementara itu, Sean Yuan, wakil presiden Alibaba Cloud International, menegaskan komitmen jangka panjang Alibaba Cloud kepada Indonesia sebagai pasar penting di Asia Tenggara.

“Kami berkomitmen mendukung ekosistem digital Indonesia dengan solusi lokal dan berkinerja tinggi yang membuka peluang baru bagi berbagai perusahaan, mendorong kemajuan ekonomi, serta mempercepat langkah menuju Indonesia yang inklusif secara digital,” ucapnya.

Dengan keahlian kedua perusahaan dalam analitik data, AI, dan keamanan siber, Alibaba Cloud dan Tencent Cloud akan meningkatkan infrastruktur digital GOTO, menciptakan fondasi yang aman dan berskala besar untuk memenuhi kebutuhan basis pengguna yang luas.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia