Siasat Adira Finance (ADMF) Tahun 2025
Di samping itu, kata dia, tantangan masih akan dihadapi ADMF ke depan seperti perkembangan ketidakpastian ekonomi global, efektivitas konsolidasi Kementerian/Lembaga pemerintahan baru, serta potensi kaburnya aliran dana asing. Ini jadi penanda bagi Adira Finance bahwa perbaikan bisa jadi tak secepat yang diharapkan.
“Tapi Adira harus hidup. Ada quotes bagus, 'jadi jangan salahkan cuaca, salahkan baju Anda' ... Pusing juga kita, karena cuacanya gak bagus-bagus amat. Jadi kelihatannya kita harus mencari cara baru, cara lama harus kita ubah,” ujar Made.
Cara-cara yang dimaksud Made itu terkait dengan upaya perluasan pasar. Pertama, perluasan pasar dilakukan dengan merancang produk dan layanan baru, yaitu Solusi Dana dan aplikasi Danadira. Ini tentu akan melebarkan sasaran nasabah bagi perusahaan.
Kedua, kata dia, ADMF menyasar nasabah di daerah-daerah yang tengah berkembang. Tahun ini saja, terdapat sekitar 40 daerah baru di wilayah Indonesia Timur yang berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari sejumlah daerah di Pulau Jawa.
“Ekspansi kita saat ini memang banyak di Indonesia Timur. Di Jawa kita melakukan rotasi, dimana daerah yang tidak prospek kita tutup, di daerah yang kita lihat bagus maka kita buka. Tapi itu gak banyak, lebih banyak buka baru di luar Jawa,” ungkap Made.
HUT ke-34
Di sisi lain, memasuki usia ke-34 tahun, Adira Finance kembali menyatakan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat Indonesia melalui kolaborasi bersama para pelanggan dan mitra strategis. Perayaan kali ini dilaksanakan melalui Festival Pasar Rakyat (FPR) yang bertempat di Pasar Kosambi, Bandung, pada 16-17 November 2024, dengan mengusung tema besar 'Sinergi Bersama Sahabat'.
Melalui rangkaian kegiatan yang inklusif dan inspiratif, Adira Finance berharap dapat mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan sosial dan ekonomi, sesuai dengan visi perusahaan untuk “Menciptakan Nilai Bersama Demi Kesejahteraan.”
“Usia 34 tahun merupakan pencapaian penting yang tidak lepas dari kepercayaan dan dukungan para Sahabat kami—pelanggan, mitra bisnis, dan komunitas. Kami semakin bertekad untuk menjadi perusahaan yang senantiasa relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan solusi finansial yang mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan,” kata Made.
Selain itu, Adira Finance bekerja sama dengan mitra strategis seperti PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dan PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) dalam menyediakan layanan yang lebih baik, termasuk penyediaan layanan kesehatan, pelatihan literasi keuangan, dan sertifikasi halal untuk pedagang.
“Kami berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dengan memberikan program sertifikasi halal kepada pedagang pasar, sekaligus membantu perbaikan infrastruktur pasar menuju pasar sejahtera (sehat, hijau, bersih, & terawat). Langkah ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar yang berkembang, tetapi juga memperkuat kesiapan bisnis lokal untuk bersaing di era yang semakin memperhatikan aspek halal,” demikian imbuh Head of Syariah Adira Finance, Yusron.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler



