Jumat, 15 Mei 2026

Saham-saham Top yang Biasa Naik di Desember, Jangan Kelewat

Penulis : Rama Sukarta
4 Des 2024 | 19:00 WIB
BAGIKAN
Pialang memantau pergerakan saham di sekuritas, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pialang memantau pergerakan saham di sekuritas, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Bulan Desember identik dengan musim window dressing di pasar saham. Window dressing sendiri dapat diartikan sebagai sebuah strategi yang dilakukan oleh fund manager untuk memperbaiki portofolio sahamnya sebelum penutupan tahun.

Euforia window dressing biasanya dimanfaatkan oleh investor ritel untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya. Namun, tidak semua saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi mengalami window dressing.

Investment Advisor Phintraco Sekuritas Indonesia Alrich Paskalis Tambolang menjelaskan, saham-saham yang berpotensi mengalami window dressing adalah saham-saham berkapitalisasi tinggi. Secara sederhana, Alrich menyebut saham-saham yang terdapat pada indeks LQ45 dan IDX30 dapat diperhatikan oleh investor sebagai saham-saham yang berpeluang mengalami window dressing.

ADVERTISEMENT

"Untuk melihat yang terdampak window dressing, kita bisa lihat emiten-emiten blue chip. Fund manager cenderung akan mengambil emiten-emiten yang ada dalam indeks LQ45 dan IDX30. Sebab, normalnya value transaksi mereka lumayan ramai dan likuid, sehingga resikonya paling kecil. Sehingga mereka akan mengincar emiten-emiten blue chip yang punya kapitalisasi besar di market," ungkap Alrich kepada B Universe, Rabu (4/12/2024).

Lebih lanjut, Alrich mengatakan bahwa fund manager cenderung akan menghindari saham-saham berkapitalisasi kecil atau disebut third liner dikarenakan volatilitas yang cenderung tinggi. Volaitilitas yang tinggi dapat diartikan sebagai risiko yang tinggi. Risiko ini yang dihindari oleh fund manager, terutama pada akhir tahun agar tidak menganggu kinerja portofolionya.

Faktanya, menurut Alrich, tidak semua saham big caps juga memiliki peluang yang besar mengalami window dressing.

Alrich menjelaskan bahwa secara historis hanya ada beberapa saham yang tingkat upside pada bulan Desembernya tinggi. Beberapa saham tersebut di antaranya adalah saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI yang memiliki probabilitas upside 90% pada bulan Desember.

BBCA Cs

Kemudian saham-saham ada big banks lain seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI berada pada kisaran 80%.

"Kalau untuk BBCA memang momentum tertingginya itu memang ada di bulan Desember. Kalau untuk BBNI sebenarnya dipecah itu di Desember, Agustus, dan Oktober. Pada ketiga bulan tersebut BBNI memiliki probability upside di kisaran level 80%," lanjut Alrich.

Saham-saham lain yang disebut oleh Alrich yakni adalah PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dengan potensi upside 80%, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan potensi upside 80%, dan PT Astra International Tbk (ASII) dengan potensi upside 70%.

"Jadi ini bisa dijadikan sebagai acuan awal untuk bisa menseleksi (saham sebelum mengakumulasi). Nanti tinggal kita lihat teknikalnya atau kesanggupan kita beli yang nominalnya yang lebih sepadan sama kita," pungkas Alrich.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 30 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 40 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia