Jumat, 15 Mei 2026

Saham Bagus Lagi Murah Langsung Diburu, Dividennya juga Bukan Main

Penulis : Thresa Sandra Desfika
11 Des 2024 | 07:42 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

“Pandangan kami tersebut didasarkan oleh valuasi BRI (BBRI) saat ini yang hampir menyentuh level terendahnya dalam 10 tahun terakhir (di luar periode pandemi), perbaikan pada fundamental, dan dividend yield sudah cukup menarik dengan hampir menyentuh level 8%,” jelas Investment Analyst Lead Stockbit, Rahmanto Tyas Raharja dalam ulasannya pada 25 November 2024.

Ia melanjutkan, manajemen BBRI mengisyaratkan bahwa perseroan berada di posisi yang cukup kuat untuk meningkatkan dividend payout ratio hingga 85% atau lebih (vs. 2023: 80%), bergantung pada persetujuan pemegang saham. Dividen tersebut tentu besarnya bukan main.

Jika BRI (BBRI) dapat mencapai laba bersih FY24F sebesar Rp 61 triliun sesuai ekspektasi konsensus, maka dividend payout sebesar 85% setara dengan dividend yield sebesar 7,8% berdasarkan harga Rp 4.400/saham per penutupan bursa 22 November 2024.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Mandiri Sekuritas dalam Mansek Universe pada 4 Desember 2024 merekomendasikan beli saham BBRI dengan target harga Rp 6.000.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia