Saham Bagus Dividen Besar, Tapi Kok Merah? Jangan Khawatir
JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI melemah 2,45% ke Rp 4.150 pada perdagangan 17 Desember 2024 kemarin.
Sebanyak 327,92 juta saham ditransaksikan, frekuensi 74.587 kali, dan nilai transaksi Rp 1,37 triliun.
Saham BRI (BBRI) merah lagi setelah sebelumnya pada perdagangan 16 Desember 2024 sempat ditutup di zona hijau.
Sucor Sekuritas menyebutkan BBRI baru saja mengumumkan dividen interim sebesar Rp 135/saham, totalnya Rp 20,3 triliun. Jumlah tersebut meningkat 61% dibandingkan dividen interim tahun lalu sebesar Rp 84/saham.
“Berdasarkan estimasi laba bersih BBRI sebesar Rp 57,9 triliun pada tahun 2024, pembagian dividen tersebut setara dengan 35% pendapatannya, naik dari hanya 21% pada tahun lalu,” jelas Sucor Sekuritas dalam ulasannya yang dipublikasikan pada 17 Desember 2024.
“Pada harga saham saat ini, dividen tersebut memberikan imbal hasil sebesar 3,2%. Tidak buruk, bukan? Ini adalah bonus manis untuk mengawali tahun baru,” ungkap Sucor Sekuritas.
Cum dividen interim BRI di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 24 Desember 2024. Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 27 Desember 2024. Sedangkan pembayaran dividen interim Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI dilakukan pada 15 Januari 2025.
Tantangan dan Target Harga Saham
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






