Jumat, 15 Mei 2026

Saham Bagus Dividen Besar, Tapi Kok Merah? Jangan Khawatir

Penulis : Thresa Sandra Desfika
18 Des 2024 | 07:30 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI melemah 2,45% ke Rp 4.150 pada perdagangan 17 Desember 2024 kemarin.

Sebanyak 327,92 juta saham ditransaksikan, frekuensi 74.587 kali, dan nilai transaksi Rp 1,37 triliun.

Saham BRI (BBRI) merah lagi setelah sebelumnya pada perdagangan 16 Desember 2024 sempat ditutup di zona hijau.

ADVERTISEMENT

Sucor Sekuritas menyebutkan BBRI baru saja mengumumkan dividen interim sebesar Rp 135/saham, totalnya Rp 20,3 triliun. Jumlah tersebut meningkat 61% dibandingkan dividen interim tahun lalu sebesar Rp 84/saham.

“Berdasarkan estimasi laba bersih BBRI sebesar Rp 57,9 triliun pada tahun 2024, pembagian dividen tersebut setara dengan 35% pendapatannya, naik dari hanya 21% pada tahun lalu,” jelas Sucor Sekuritas dalam ulasannya yang dipublikasikan pada 17 Desember 2024.

“Pada harga saham saat ini, dividen tersebut memberikan imbal hasil sebesar 3,2%. Tidak buruk, bukan? Ini adalah bonus manis untuk mengawali tahun baru,” ungkap Sucor Sekuritas.

Cum dividen interim BRI di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 24 Desember 2024. Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 27 Desember 2024. Sedangkan pembayaran dividen interim Bank Rakyat Indonesia (BBRI) atau BRI dilakukan pada 15 Januari 2025.

Tantangan dan Target Harga Saham

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 40 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia