Saham Bank Besar Janjikan Cuan Gede, Laba Ditaksir Rp 26,9 Triliun
BCA Sekuritas percaya, BNI (BBNI) akan menikmati lonjakan kredit korporasi, karena manajemen diisi para bankir yang jago di segmen ini. Royke Tumilaar, direktur utama BNI, memiliki sejarah kerja kuat di segmen ini. Bersama dengan Agung Prabowo, eks dirut BNI Sekuritas, Royke akan memperkuat posisi BNI di segmen korporasi.
“Kami memprediksi BNI mencetak pertumbuhan kredit dua digit tahun ini dan tahun depan, kendati tidak mudah,” tulis BCA Sekuritas.
BCA Sekuritas meng-upgrade rekomendasi buy saham BBNI dengan target harga baru Rp 6.200 dari Rp 6.050, merefleksikan potensi kenaikan 28% dari harga saham saat riset itu dibuat. Broker ini melihat pemulihan berbentuk K alias K-shape recovery akan terjadi, yang akan menguntungkan segmen korporasi dibandingkan mikro dan ultramikro.
Broker ini memprediksi pendapatan bunga bersih (NII) BNI naik menjadi Rp 47,3 triliun tahun 2025 dari estimasi 2024 sebesar Rp 45 triliun. Laba bersih naik dari Rp 25 triliun menjadi Rp 26,9 triliun.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






