Walau Khawatir dengan Tarif, Investor Emas Masih Optimistis Tahun Ini
Namun untuk jangka panjang, kemungkinan pemberlakuan tarif baru akan mempercepat ketegangan perdagangan dan berisiko memperlambat pertumbuhan ekonomi. Para ekonom dan analis pun melihat langkah-langkah yang diusulkan Trump dapat memicu inflasi, sehingga mempersulit jalur The Fed untuk menurunkan suku bunga tahun ini.
Setelah menurunkan seperempat poin pada pertemuan terakhir mereka di 2024, para pejabat The Fed pada 18 Desember 2024 sempat mengisyaratkan hanya terjadi dua kali penurunan suku bunga untuk 2025 dan lebih berhati-hati atas seberapa cepat mereka dapat terus mengurangi biaya pinjaman.
“Jika hubungan perdagangan memburuk dengan kebijakan Trump yang baru, kita mungkin akan melihat pasar ekuitas bereaksi negatif. Emas akan menjadi aset yang baik untuk disimpan sebagai lindung nilai terhadap risiko tersebut,” kata Darwei Kung, kepala komoditas di DWS Group, yang melihat penaikan harga emas batangan menjadi US$ 2.800 pada akhir tahun.
Secara global, kemungkinan perang dagang dengan AS dapat mendorong para gubernur bank sentral untuk mempercepat laju pelonggaran. Menurut Aline Carnizelo, managing partner di perusahaan Swiss Frontier Commodities, langkah tersebut adalah skenario yang akan mendukung kinerja emas, yang ia lihat iperdagangkan di atas US$ 2.800 tahun ini.
Patrick Fruzzetti, manajer portofolio di Rose Advisors di New York, mengatakan bahwa perbedaan besar antara saat ini dan saat Trump pertama kali menjabat adalah tingkat pengeluaran defisit.
Berdasarkan catatan Kantor Anggaran Kongres, beban utang AS telah meningkat menjadi sekitar US$ 28 triliun dari kurang dari US$ 17 triliun pada akhir 2019, dan defisit federal diproyeksikan akan melebihi 6% dari produk domestik bruto (PDB) pada 2025.
“Kekhawatiran mengenai kemampuan pemerintah AS untuk membayar kembali utangnya dapat menghalangi beberapa investor untuk menaruh uangnya di Treasury, kata Jeff Muhlenkamp, yang mengalokasikan sekitar 12% dari dana yang ia kelola secara tidak langsung ke emas.
Sementara Fruzzeti menambahkan bahwa tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata – terkait janji pemerintahan yang akan datang untuk mengatasi defisit federal.
“Sampai mereka dapat menunjukkan hal yang berbeda, saya tidak akan mengurangi posisi emas saya,” pungkasnya.
Editor: Happy Amanda Amalia
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






