Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Perkasa Berkat Pasar Respons Positif RI Gabung BRICS

Penulis : Indah Handayani
7 Jan 2025 | 15:28 WIB
BAGIKAN
Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank Mandiri, Jakarta pada Jumat (11/10/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa)
Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank Mandiri, Jakarta pada Jumat (11/10/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa)

Ibrahim menambahkan, dari sentimen eksternal, komentar dari Gubernur Fed Lisa Cook juga turut membantu dolar AS memangkas penurunan, yang mengatakan bahwa Fed mampu bersikap hati-hati dengan pemangkasan suku bunga lebih lanjut mengingat ekonomi yang berada pada pijakan yang kokoh dan inflasi yang lebih kuat dari yang diharapkan.

“Berbagai pembuat kebijakan The Fed dijadwalkan untuk berbicara minggu ini, dan kemungkinan akan menggemakan komentar terbaru dari pejabat The Fed lainnya bahwa masih ada kebutuhan untuk memerangi tingkat inflasi yang membandel,” tambahnya.

Selain itu, Washington Post melaporkan bahwa para pembantu Trump sedang menjajaki rencana yang akan menerapkan tarif ke setiap negara - tetapi hanya pada sektor-sektor yang dianggap penting bagi keamanan nasional atau ekonomi AS, meredakan kekhawatiran tentang pungutan yang lebih keras dan lebih luas.

ADVERTISEMENT

Namun, Ibrahim emngatakan, Trump menyangkal rencana untuk mengenakan tarif yang kurang ketat Trump pada hari Senin membantah laporan Washington Post bahwa pemerintahannya hanya akan menargetkan impor penting dengan tarif perdagangan. Presiden terpilih telah berjanji untuk mengenakan tarif impor yang tinggi untuk lebih jauh mendominasi perdagangan AS, terutama atas China.

“Namun, laporan dan komentar Trump memicu ketidakpastian yang meningkat atas kebijakan Trump terhadap perdagangan global. Dolar merosot ke level terendah dalam satu minggu setelah laporan tersebut, tetapi berhasil menutup sebagian besar kerugiannya,” tutup Ibrahim.    


 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 11 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 49 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 53 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia