Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Terkoreksi Diterpa Sentimen Negatif Bertubi-tubi

Penulis : Indah Handayani
13 Jan 2025 | 13:10 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 32 poin (0,45%) ke level 7.056,8 pada penutupan sesi I, Senin (13/1/2025). Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG terkoreksi karena diterpa sentimen negatif bertubi-tubi dari eksternal dan internal.

Pilarmas menjelaskan, dari eksternal, dipicu pasar yang bersikap pesimis pemangkasan suku bunga The Fed lebih cepat. Sikap pasar tersebut di latar belakangi rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) di akhir pekan kemarin, dimana data payroll AS bertambah 256 ribu pada Desember, jauh melampaui ekspektasi kenaikan 155 ribu, Unemployment Rate turun dari sebelumnya 4.2% menjadi 4,1%.

Menurut Pilarmas, pasar memiliki pandangan bahwa laporan pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan pada Jumat pekan lalu menunjukkan peningkatan pasar tenaga kerja dan ekonomi yang kuat. Hal itu memperkuat ekspektasi bahwa The Fed dapat melanjutkan pemangkasan suku bunga yang lebih lambat tahun ini.

ADVERTISEMENT

“Itu dapat memberikan tekanan, karena suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Senin (13/1/2025).

Sementara dari dalam negeri, capital outflow investor asing masih menjadi sentimen bagi pergerakan indeks IHSG. “Pasar mencermati aksi outflow investor asing masih terjadi,” tambah Pilarmas.

Capital Outflow

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 21 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia