IHSG Terkoreksi Diterpa Sentimen Negatif Bertubi-tubi
JAKARTA, investor.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 32 poin (0,45%) ke level 7.056,8 pada penutupan sesi I, Senin (13/1/2025). Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG terkoreksi karena diterpa sentimen negatif bertubi-tubi dari eksternal dan internal.
Pilarmas menjelaskan, dari eksternal, dipicu pasar yang bersikap pesimis pemangkasan suku bunga The Fed lebih cepat. Sikap pasar tersebut di latar belakangi rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) di akhir pekan kemarin, dimana data payroll AS bertambah 256 ribu pada Desember, jauh melampaui ekspektasi kenaikan 155 ribu, Unemployment Rate turun dari sebelumnya 4.2% menjadi 4,1%.
Menurut Pilarmas, pasar memiliki pandangan bahwa laporan pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan pada Jumat pekan lalu menunjukkan peningkatan pasar tenaga kerja dan ekonomi yang kuat. Hal itu memperkuat ekspektasi bahwa The Fed dapat melanjutkan pemangkasan suku bunga yang lebih lambat tahun ini.
“Itu dapat memberikan tekanan, karena suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Senin (13/1/2025).
Sementara dari dalam negeri, capital outflow investor asing masih menjadi sentimen bagi pergerakan indeks IHSG. “Pasar mencermati aksi outflow investor asing masih terjadi,” tambah Pilarmas.
Capital Outflow
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






