Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Menguat Saat Pasar Menanti Data Inflasi AS

Penulis : Indah Handayani
14 Jan 2025 | 09:29 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc)
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada Selasa pagi (14/1/2025). Di saat pasar menanti data inflasi AS. 

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.08 WIB di pasar spot exchange, rupiah naik 10,5 poin (0,06%) ke level Rp 16.272,5 per dolar AS. Pada perdagangan Senin (13/1/2025), mata uang rupiah sempat ditutup terkoreksi 93 poin berada di level Rp 16.283 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dollar terpantau turun 0,36 poin (0,33%) menjadi 109,59. Sedangkan imbal hasil obligasi AS 10 tahun melemah 0,03 di level 4,77 pada Senin (14/1/2025). 

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, mata uang rupiah fluktuatif. "Namun, ditutup melemah direntang Rp 16.1270 – 16.350,” ungkap Ibrahim, Senin (13/1/2025).

Ibrahim menjelaskan, saat ini investor fokus pada data inflasi AS yang akan dirilis pada Rabu (15/1/2025). Hal itu untuk isyarat lebih lanjut tentang prospek suku bunga The Fed. Bank sentral mengisyaratkan bahwa inflasi yang kuat dan kekuatan di pasar tenaga kerja akan memberinya lebih banyak dorongan untuk mempertahankan suku bunga tinggi. 

Analis Goldman Sachs mengatakan dalam catatan baru-baru ini bahwa mereka sekarang memperkirakan Fed akan memangkas suku bunga hanya dua kali tahun ini, dibandingkan dengan ekspektasi sebelumnya tentang tiga kali pemotongan. Suku bunga terminal bank sentral juga diperkirakan akan lebih tinggi dalam siklus pelonggaran ini.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 41 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia