Dua Faktor Pendorong IHSG Menuju 8.000 di 2025
JAKARTA, investor.id– Konsumsi domestik diprediksi menjadi fundamental indeks harga saham gabungan (IHSG) untuk mendaki menuju level 8.000 pada tahun ini.
Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Rully Arya Wisnubroto memproyeksikan, IHSG dapat mencapai level 8.000 tahun ini didorong oleh dua faktor. Pertama, stabilitas ekonomi domestik yang meliputi terjaganya inflasi dan kedua, daya beli masyarakat yang tetap kuat.
Baca Juga:
Sentimen Penyelamat IHSGDua faktor itulah, menurut Arya, yang akan menopang optimisme terhadap pasar saham Indonesia. “Inflasi yang stabil menjadi kunci terutama karena harga bahan makanan akan terus menunjukkan tren penurunan,” ujarnya dalam Media Day Mirae Asset Sekuritas di Jakarta, Selasa (14/1/2025).
Stabilitas inflasi tersebut nantinya terefleksi dari keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Kondisi ini bisa dicapai dengan catatan, tidak ada gangguan besar seperti cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi produksi.
Selain itu, pembatasan penerapan PPN 12% hanya pada barang dan jasa mewah juga menjadi kebijakan strategis yang diyakini dapat menjaga konsumsi rumah tangga tetap solid.
“Langkah ini membantu daya beli masyarakat tetap kuat, yang merupakan motor penggerak utama ekonomi Indonesia,” tambahnya.
Sektor Recommended
Editor: Muawwan Daelami
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler

