Triniti Land (TRIN) Bidik Marketing Revenue 2025 Sebesar Rp 1,8 Triliun
Dari sisi keuangan, Triniti Land juga akan memperkuat struktur permodalan dan fundamental perusahaan guna mendukung efisiensi dan keberlanjutan bisnis. Selain itu, kualitas manajemen dan staf Triniti Land juga akan terus ditingkatkan demi memastikan keberlanjutan bisnis berjalan lancar di masa mendatang.
Direktur Keuangan Triniti Land, Danny Sutradewa menambahkan, perihal keuangan, TRIN akan terus meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat struktur permodalan, serta mengelola arus kas secara optimal untuk mendukung pelaksanaan proyek-proyek strategis.
“Insentif pemerintah kami percaya akan semakin mendukung kami pelaku di sektor properti. Dengan pendekatan ini, kami percaya Triniti Land akan semakin kokoh menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang pertumbuhan di 2025,” imbuh dia.
Perlu diketahui, dua aspek penting yang membuat industri properti tahun ini diproyeksikan cerah. Pertama, pertumbuhan ekonomi dan kedua, kebijakan pemerintah. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi stabil di kisaran 5,2% pada tahun ini, yang membuat daya beli masyarakat terhadap hunian dan kawasan komersial meningkat.
Kebijakan pemerintah di sektor properti juga akan semakin mendukung. Kebijakan pembentukan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan berbagai insentif di sektor properti diyakini bakal menambah gairah masyarakat untuk memiliki properti pada tahun ini.
Editor: Muawwan Daelami
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler



