GGRP Ekspor Baja Ramah Lingkungan ke Selandia Baru
JAKARTA, investor.id - PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) meraih kontrak ekspor baja rendah emisi jenis balok las (welded beam) senilai US$ 1,5 juta atau setara Rp 24,3 miliar. Ekspor ini ditujukan ke Selandia Baru sebagai bagian dari total pengiriman 1.210 metric ton (MT) baja yang direncanakan selesai pada Maret 2025.
Presiden Direktur Gujung Raja Paksi Fedaus optimis permintaan baja rendah emisi akan terus meningkat ke depannya, sejalan dengan tingginya permintaan dari luar negeri. Pun dari segi keamanannya, produk dari perseroan diklaim telah memenuhi standar internasional dan mendukung visi pembangunan infrastruktur berkelanjutan.
"Ekspor ini mendukung visi Indonesia sebagai pemain utama di pasar baja global yang ramah lingkungan," jelasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (16/1/2025).
Ia menambahkan, produk welded beam yang diekspor GGRP memiliki sejumlah keunggulan, seperti desain siap pasang yang mengurangi waktu kerja di lapangan, peningkatan keselamatan kerja, serta efisiensi biaya konstruksi melalui fabrikasi di pabrik yang memastikan kualitas konsisten.
Scrap
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Tag Terpopuler
Terpopuler

