GGRP Ekspor Baja Ramah Lingkungan ke Selandia Baru
"Produk ini juga diproduksi menggunakan teknologi Electric Arc Furnace (EAF), yang memanfaatkan lebih dari 70 persen material sisa (scrap), sehingga menghasilkan emisi karbon yang jauh lebih rendah dibandingkan metode konvensional," tambahnya.
Sebagai informasi, hingga akhir 2024, GGRP telah berhasil mengekspor produk baja ke 35 negara, dengan nilai ekspor tahunan mencapai US$ 20 juta. Dalam tiga tahun terakhir (2021-2024), total ekspor GGRP tercatat sebesar US$ 87 juta, dengan pasar utama termasuk Kanada, Australia, dan Selandia Baru.
Dengan permintaan dunia yang terus meningkat, mencapai US$865 miliar selama 2018-2023. GGRP optimis terhadap prospek pertumbuhan industri baja Indonesia di pasar global. "Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dalam produk baja yang mendukung pembangunan berkelanjutan," pungkas Fedaus.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.Tag Terpopuler
Terpopuler

