Jumat, 15 Mei 2026

GGRP Ekspor Baja Ramah Lingkungan ke Selandia Baru

Penulis : Ghafur Fadillah
16 Jan 2025 | 15:58 WIB
BAGIKAN
PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP). (ist)
PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP). (ist)

"Produk ini juga diproduksi menggunakan teknologi Electric Arc Furnace (EAF), yang memanfaatkan lebih dari 70 persen material sisa (scrap), sehingga menghasilkan emisi karbon yang jauh lebih rendah dibandingkan metode konvensional," tambahnya. 

Sebagai informasi, hingga akhir 2024, GGRP telah berhasil mengekspor produk baja ke 35 negara, dengan nilai ekspor tahunan mencapai US$ 20 juta. Dalam tiga tahun terakhir (2021-2024), total ekspor GGRP tercatat sebesar US$ 87 juta, dengan pasar utama termasuk Kanada, Australia, dan Selandia Baru.  

Dengan permintaan dunia yang terus meningkat, mencapai US$865 miliar selama 2018-2023. GGRP optimis terhadap prospek pertumbuhan industri baja Indonesia di pasar global. "Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dalam produk baja yang mendukung pembangunan berkelanjutan," pungkas Fedaus.

ADVERTISEMENT

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 10 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 20 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia