Sepanjang Januari, Korporasi Himpun Dana di Pasar Modal Rp 12,3 Triliun
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat korporasi menghimpun dana di pasar modal menembus Rp 12,3 triliun sepanjang Januari 2025. Dana tersebut berasal dari emisi saham atau Initial Public Offering (IPO) dan Efek Bersifat Utang (EBUS).
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna mengatakan, sampai dengan 31 Januari 2025, telah tercatat delapan perusahaan yang telah mencatatkan saham di BEI dengan dana dihimpun sebesar Rp 3,7 triliun.
Sedangkan untuk emisi EBUS hingga saat ini telah diterbitkan 8 emisi dari 7 penerbit EBUS dengan dana yang dihimpun sebesar Rp 8,6 triliun. "Namun, masih belum ada perusahaan tercatat yang menggelar rights issue hingga 31 Januari 2025," jelas Nyoman Yetna, Sabtu (1/2/2025).
Sementara itu, Nyoman Yetna menyebutkan, korporasi masih akan marak menjaring dana di pasar modal. Hal itu seiring dengan terdapatnya 18 perusahaan yang tercatat dalam pipeline sampai dengan 24 Januari 2025, dan 17 diantaranya merupakan beraset jumbo atau aset di atas Rp 250 miliar.
Dari sisi sektor, Nyoman Yetna mengatakan, sebanyak enam perusahaan sektor barang konsumen primer, tiga perusahaan sektor industri, dan dua perusahaan sektor energi.
Sektor Perusahaan
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






