Jumat, 15 Mei 2026

Saham Bank Besar Diserbu Asing, Tanda-tanda Apa?

Penulis : Jauhari Mahardhika
2 Feb 2025 | 13:02 WIB
BAGIKAN
Investor melihat pergerakan harga saham melalui aplikasi. (B-Universe Photo/David Gita Roza)
Investor melihat pergerakan harga saham melalui aplikasi. (B-Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 35,71 poin (0,5%) ke level 7.109,1 pada Jumat (31/1/2025), dipimpin oleh kenaikan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai 3,3% dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar 2,4%.

Penguatan tersebut seiring masuknya dana investor asing (foreign inflow). Tercatat, net foreign inflow pada Jumat (31/1) senilai Rp 297 miliar. Secara year to date (ytd), asing masih mencatatkan aliran modal keluar (net foreign outflow) sebesar Rp 3,7 triliun.

Net foreign inflow terbesar di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (31/1) disumbang oleh saham BBRI sebesar Rp 271 miliar, BBCA Rp 162 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 44 miliar.

ADVERTISEMENT

Sedangkan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi satu-satunya saham bank besar yang mencatatkan net foreign outflow Rp 112 miliar.

Saham Bank Besar Diserbu Asing, Tanda-tanda Apa?
Sumber: Stockbit Sekuritas

“Kami menilai foreign inflow pada saham big banks menjadi indikasi mulai menariknya market Indonesia bagi investor asing, seiring penurunan imbal hasil (yield) obligasi AS,” tulis Stockbit Sekuritas dalam ulasannya.

Jika tidak terdapat eskalasi dalam kebijakan tarif dagang dari Pemerintah AS, yang dapat berimplikasi terhadap prospek inflasi dan suku bunga AS, Stockbit menilai bahwa ruang penguatan lanjutan bagi saham bank besar masih terbuka karena valuasinya atraktif.

Valuasi 1-year forward P/B BBRI per Jumat (31/1) sebesar 1,89 kali, BMRI 1,79 kali, BBNI 1,02 kali, dan BBCA 3,99 kali.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia