Emiten Mau Buyback Saham Triliunan, Harga Lagi Diskon
JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BBRI melompat 2,43% ke Rp 4.220 pada perdagangan Jumat, 31 Januari 2025 pekan lalu. Setelah sebelumnya pada 24 dan 30 Januari selalui diparkir di zona merah.
Saham Bank Rakyat Indonesia diborong dengan broker UBS Sekuritas mencatatkan net buy Rp 171,6 miliar dan Bahana Sekuritas net buy Rp 122,3 miliar. Asing membukukan net buy Rp 270 miliar.
Baca Juga:
Saham Emas Ini DiserbuCGS International Sekuritas dalam trading idea untuk 3 Februari 2025 merekomendasikan BBRI spec buy dengan support 4.130. Cut loss jika break di bawah 4.040. Jika tidak break di bawah 4.130, potensi naik 4.310-4.400 short term.
Analis Stocknow.id, Abdul Haq Al Faruqy Lubis menilai saham masih lebih menarik untuk menjadi aset investasi bagi investor yang mengincar return yang lebih tinggi. Menurutnya banyak saham blue chip lagi diskon, salah satunya BBRI.
"Saat ini, banyak saham blue chip yang sedang diskon, termasuk saham perbankan besar seperti BBRI dan BMRI," ujarnya.
Buyback
Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI mengumumkan rencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan.
Sekaligus rencana melakukan pengalihan saham hasil buyback sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 29 Tahun 2023 tanggal 29 Desember 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan Oleh Perusahaan Terbuka (POJK 29/2023).
Manajemen BRI (BBRI) mengungkapkan bahwa buyback dilakukan melalui bursa efek maupun di luar bursa efek, baik secara bertahap maupun sekaligus, dan diselesaikan paling lambat 12 bulan setelah tanggal rapat umum pemegang saham (RUPS) yang menyetujui buyback. BBRI bakal menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 11 Maret 2025.
“Jumlah nilai seluruh buyback diperkirakan sebesar-sebesarnya Rp 3 triliun, yang berasal dari kas internal perseroan,” terang manajemen BRI dalam keterbukaan informasi pekan lalu.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






