Market Gak Karuan, Saham Apa yang Bagus?
Oktavianus menyarankan investor untuk tetap berinvestasi dengan strategi akumulasi bertahap, terutama pada saham big caps yang memiliki valuasi menarik dan margin of safety lebar.
“Investor dapat menggunakan strategi dollar cost averaging untuk mengurangi risiko volatilitas. Selain itu, momentum technical rebound bisa dimanfaatkan dengan memperhatikan perkembangan kebijakan ekonomi makro,” ujarnya.
Ia merekomendasikan beberapa saham yang dinilai defensif di tengah ketidakpastian pasar, antara lain emiten pada sektor consumer goods seperti PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dengan target harga pada level Rp 8.375, kemudian saham sektor komoditas seperti PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam layak dikoleksi dengan harga rekomendasi Rp 1.900.
Selain itu saham telekomunikasi plat merah seperti PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga patut dicermati di level Rp 3.200.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






