Jumat, 15 Mei 2026

Kata Lo Kheng Hong soal Harga Batu Bara

Penulis : Thresa Sandra Desfika
11 Feb 2025 | 10:53 WIB
BAGIKAN
Lo Kheng Hong. (Ist)
Lo Kheng Hong. (Ist)

Dikutip dari Trading Economics, China mengumumkan produksinya akan meningkat 1,5% menjadi 4,82 miliar ton pada 2025 setelah mencatat rekor produksi pada 2024. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pertambangan guna menghindari risiko ketersediaan yang disebabkan oleh pembatasan emisi karbon dan penutupan tambang akibat pelanggaran protokol keselamatan.

Sementara itu, persediaan batu bara di sektor utilitas juga mencapai rekor tertinggi, naik 12% dalam dua bulan hingga Oktober 2024. Selain itu, produksi batu bara Indonesia melonjak ke 836 juta ton pada 2024, melampaui target sebesar 18%.

Di tengah kondisi pasar yang kelebihan pasokan, China memberlakukan tarif impor terhadap batu bara AS sebagai respons terhadap pembatasan ekspor yang diterapkan oleh Washington. Meskipun ekspor batu bara termal AS ke China hanya menyumbang sebagian kecil dari konsumsi, kebijakan ini dapat mempengaruhi harga energi alternatif, terutama dengan adanya tarif pada pengiriman gas alam cair (LNG).

ADVERTISEMENT

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 54 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia