Harga Emas Bangun Lagi di Tengah Kekhawatiran Perang Dagang Global
Setelah menaikkan tarif baja dan aluminium menjadi 25% awal pekan ini, penasihat Trump kini sedang merampungkan rencana penerapan tarif balasan. Kebijakan ini telah menciptakan ketidakpastian ekonomi yang membuat investor beralih ke emas sebagai aset lindung nilai.
Harga emas terus bergerak menuju level tertinggi yang belum pernah dicapai sebelumnya, dengan target potensial mencapai US$ 3.000 per ons. Namun, di balik optimisme ini, ada tanda-tanda potensi koreksi di pasar.
"Meskipun terjadi aksi jual kecil, bahkan jika harga turun beberapa ratus dolar dari level mendekati US$ 3.000, itu bukanlah sesuatu yang buruk," kata Analis Pasar Senior di RJO Futures Daniel Pavilonis sembari menambahkan bahwa kekhawatiran terhadap inflasi, utang, dan ketegangan geopolitik masih mendorong minat investasi pada emas.
Selain emas, harga perak spot juga naik 1,1% menjadi US$ 32,17 per ons dan platinum mengalami kenaikan 0,6% ke US$ 989,43 per ons.. Sementara itu, harga palladium turun 0,2% ke US$ 973,74 per ons.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






