CUAN PTRO Melonjak, Targetnya Ada yang Rp 16.000-an
JAKARTA, investor.id - Saham emiten Prajogo Pangestu, yakni PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Petrosea Tbk (PTRO) melonjak pada perdagangan 17 Februari 2025 kemarin.
Saham CUAN ditutup +14,67% ke Rp 8.600. Sebanyak 36,73 juta saham ditransaksikan, frekuensi 26.981 kali, dan nilai transaksi Rp 303,15 miliar.
Sedangkan saham PTRO diparkir +8,07% ke Rp 3.750. Sejumlah 118,32 juta saham PTRO diperdagangkan, frekuensi 36.273 kali, dan nilai transaksi Rp 434,49 miliar.
Baca Juga:
BBRI Cs Kompak, Dividennya Berapa?Saham Petrosea diakumulasi. Broker JP Morgan Sekuritas mencatatkan net buy Rp 44,2 miliar, UBS Sekuritas Indonesia net buy Rp 16,2 miliar, dan Mandiri Sekuritas net buy Rp 13,1 miliar. Asing mencetak net buy Rp 60,7 miliar.
Sementara itu, lima anggota direksi dan komisaris Petrindo Jaya Kreasi, yakni Erwin Ciputra, Michael, Kartika Hendrawan, Diana Arsiyanti, dan Daniel Jr Lopez Laurente, membeli sebanyak total 700.600 saham CUAN dengan harga rata–rata Rp 7.225 per lembar pada 14 Februari 2025. Sebagaimana diungkap ulasan Stockbit Sekuritas.
Total nilai dari kelima transaksi tersebut mencapai Rp 5,1 miliar. Masing–masing anggota direksi dan komisaris menyebut bahwa transaksi tersebut ditujukan untuk investasi.
Target Harga
Riset Henan Putihrai Sekuritas yang dipublikasikan 13 Januari 2025 menyebutkan bahwa Petrindo Jaya Kreasi memiliki pertumbuhan yang meningkat didukung oleh akuisisi.
Pendapatan CUAN tumbuh 612,8% dari US$ 76,6 juta menjadi US$ 546,1 juta pada 9M24 didukung hasil akuisisi PT Multi Tambangjaya Utama dan 41,5% saham PT Petrosea Tbk (PTRO).
Henan dalam riset itu merekomendasikan buy CUAN dengan target harga sebesar Rp 16.100.
Dalam riset terpisah, Henan Putihrai Sekuritas menyebutkan PTRO diperdagangkan pada valuasi premium, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan perusahaan.
Dengan target harga saham tahun 2025 sebesar Rp 4.500, potensi kenaikan mencerminkan optimisme investor terhadap strategi jangka panjang PTRO.
"Transformasi strategis PTRO mencerminkan komitmen terhadap inovasi, keberlanjutan, dan kolaborasi. Dengan dukungan dari Grup Barito, diversifikasi portofolio, dan strategi pendanaan yang matang, perusahaan ini berada di jalur untuk menjadi pemimpin industri energi dan konstruksi, baik di Indonesia maupun pasar global," pungkas riset.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






