Wall Street Berjatuhan, Dow Jones Justru Naik Tipis
Penurunan tersebut dipicu oleh data ekonomi Februari yang memicu kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi AS. Indeks manajer pembelian (PMI) menunjukkan sektor jasa AS mengalami kontraksi, sementara indeks sentimen konsumen dari Universitas Michigan lebih lemah dari perkiraan.
Kini, pasar menantikan laporan keuangan dan data ekonomi utama pekan ini. Home Depot dan Lowe’s dijadwalkan merilis laporan keuangan mereka pada Selasa (25/2/2025) dan Rabu (26/2/2025), yang akan memberikan gambaran mengenai daya beli konsumen AS.
Laporan keuangan Nvidia yang akan dirilis Rabu malam juga menjadi perhatian utama, mengingat perusahaan chip berbasis kecerdasan buatan tersebut masih menjadi salah satu saham dengan kapitalisasi pasar terbesar.
Selain itu, data indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) untuk Januari akan dirilis pada Jumat (28/2/2025). Data ini merupakan indikator inflasi pilihan utama The Fed.
“Data PCE Januari akan menjadi sangat penting bagi pasar karena dapat mengonfirmasi apakah inflasi benar-benar melonjak di awal 2025, mengingat angka inflasi lainnya seperti CPI dan PPI juga mencatat kenaikan signifikan,” ujar Presiden dan CIO Bellwether Wealth Clark Bellin.
Namun, Bellin menambahkan, terlepas dari hasil PCE pada Jumat nanti, kemungkinan besar The Fed akan tetap mempertahankan suku bunga untuk setidaknya enam bulan ke depan.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






