Jumat, 15 Mei 2026

BBRI BBCA Ada Apa?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
26 Feb 2025 | 07:02 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Saham tiga bank besar memerah pada perdagangan 25 Februari 2025 kemarin. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI minus 3,06% ke Rp 3.800, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melemah 3,08% ke Rp 4.870, dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA turun 1,12% ke Rp 8.825.

Saham BBRI bahkan menyentuh level terendahnya dalam 3 tahun. Dan BBCA kena level paling bawahnya untuk 6 bulan.

Hanya saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) alias BNI yang ditutup menghijau plus 0,71% ke Rp 4.230.

Saham BBRI, BMRI, dan BBCA pun menjadi tiga saham yang paling banyak dilepas asing. BBRI mengalami net sell Rp 663,11 miliar, BMRI net sell asing Rp 328,35 miliar, dan BBCA net sell Rp 216,26 miliar.

ADVERTISEMENT

Dalam satu bulan terakhir saham BBRI turun 7,77%, BMRI jatuh 20,16%, BBCA melemah 3,55%.

Namun saat saham BBCA sedang mengalami penurunan, Direktur Utama BBCA Jahja Setiaatmadja membeli 337 ribu saham BBCA di Rp 8.900/saham pada 25 Februari 2025. Nilai transaksinya Rp 2,9 miliar.

Selain Jahja, Direktur BBCA Santoso juga menyerok 20 ribu saham BBCA di Rp 8.900/saham pada 25 Februari 2025.  Nilai transaksinya Rp 178 juta.

Isu Global dan Danantara

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia