Jumat, 15 Mei 2026

BBRI BBCA Ada Apa?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
26 Feb 2025 | 07:02 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

Saham BBRI, BMRI, dan BBCA tertekan saat indeks harga saham gabungan (IHSG) pun anjlok 2,41% ke level 6.587,08 kemarin. 490 saham ditutup memerah, 119 saham menghijau, dan 173 saham stagnan.

Phintraco Sekuritas dalam ulasannya kemarin menyebut IHSG ditutup melemah 2,4%, breaklow level psikologis 6.600.

Mayoritas indeks regional melemah signifikan (mayoritas >1%) di sore (25/2/2025). Indeks Nikkei 225 (-1.39%), HSI (-1.32%), dan SSEC (-0.8%). Hal ini mengindikasikan terdapat sentimen global yang menjadi sentimen negatif untuk pasar modal secara umum.

ADVERTISEMENT

Presiden AS, Donald Trump mengkonfirmasi untuk melanjutkan rencana implementasi tarif untuk Kanada dan Meksiko di awal Maret. Keduanya selama ini dinilai sebagai US closed trading partners. Hal ini memperkuat spekulasi bahwa Trump tidak akan menunda penerapan reciprocal tariff. Pasar berspekulasi tarif ini diumumkan pasca FOMC Maret.

Dari dalam negeri, isu terkait pendirian Danantara masih direspons beragam oleh pelaku pasar secara umum. Pasar masih dipengaruhi oleh isu-isu negatif yang berkembang mengenai pengelolaan dan kinerja sovereign wealth fund (SWF) di beberapa negara tetangga.

“Tampaknya diperlukan sosialisasi yang lebih masif baik dari pemerintah maupun Badan Pengelola Investasi (BPI) kepada pelaku pasar untuk meredam kekhawatiran-kekhawatiran tersebut,” jelas Phintraco.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia