Jumat, 15 Mei 2026

ADRO Drop Banget

Penulis : Thresa Sandra Desfika
26 Feb 2025 | 07:43 WIB
BAGIKAN
Alamtri Resources Indonesia (ADRO). Ist
Alamtri Resources Indonesia (ADRO). Ist

Tetapi, hal yang tak boleh luput dari perhatian adalah kas sebesar US$ 2 miliar di neraca ADRO selepas transaksi itu. Ini akan menjadi fondasi ADRO memberikan dividen final besar kepada pemegang saham dan mendanai proyek energi baru terbarukan (EBT).

DBS percaya, ADRO adalah akses investor ke proyek EBT di Indonesia. PLTA Kayan perseroan ditargetkan beroperasi tahun 2030, sedangkan proyek panel surya pada 2028.

Sementara itu, perseroan masih memegang 15% saham AADI dan 84% saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). Saat ini, ADMR masih menggarap proyek smelter alumina berkapasitas 500 ribu ton per tahun.

ADVERTISEMENT

“Kami percaya, ADRO bisa menggelar akuisisi yang menguntungkan tahun ini dari dana hasil spin off AADI. Jika tidak, laba bersih perseroan akan ditopang oleh hard coking coal ADMR yang produksinya mencapai 6 juta ton per tahun,” tulis DBS beberapa waktu lalu.

Intinya, ADRO harus menunjukkan kemampuan untuk memanfaatkan modal di proyek non batu bara menguntungkan.

DBS menilai, dengan kas sebesar US$ 2 miliar, ADRO bisa memberikan yield dividen 10% dengan rasio dividen 50% dari laba bersih 2024 sebesar US$ 900 juta.

DBS menetapkan rekomendasi buy ADRO dengan target harga Rp 2.800. 

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia