Kenapa Saham RATU Tumbang?
Rukun Raharja (RAJA) sedang bersiap untuk mengerjakan dua proyek baru. Pertama, proyek kompresor gas dengan potensi pendapatan sebesar US$ 10 juta dan EBITDA senilai US$ 8 juta pada 2026.
Kedua, proyek pembangunan jaringan pipa bahan bakar yang diproyeksikan berkontribusi pada pendapatan sebesar US$ 18,7 juta dan EBITDA senilai US$ 16,7 juta pada 2027.
Baca Juga:
Adaro Andalan (AADI) Tidak Bagi Dividen?“Dengan dua proyek tersebut serta peningkatan volume penjualan gas sebesar 2% yoy menjadi 18,4 mmbtu dan spread gas sebesar US$ 2,3/mmbtu, RAJA dapat membukukan pendapatan US$ 289 juta pada 2026 atau naik 13,2% yoy,” tulis analis Samuel Sekuritas Indonesia, Farras Farhan dalam risetnya.
Di sisi lain, RAJA juga menjajaki potensi akuisisi blok gas besar. Potensi akuisisi blok gas dengan produksi 330 MMscfd dapat menjadi pendorong ekspor LNG dan penguat keamanan energi.
Jika terwujud, RAJA diperkirakan mencatatkan tambahan EBITDA sebesar US$ 53,9 juta, yang dapat meningkatkan EBITDA 2027 sebesar 74,9% yoy menjadi US$ 143 juta, serta ekspansi margin EBITDA menjadi 44%.
Dengan berbagai faktor tersebut, Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk saham Rukun Raharja (RAJA). Target harga saham RAJA dinaikkan menjadi Rp 5.000 dari sebelumnya Rp 2.200.
Target harga baru yang tampak megah itu berbasis sum of the parts (SOTP), mencerminkan estimasi EV/EBITDA 2025 sebesar 23,3 kali.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





