Aksi Emiten Hermanto Tanoko Borong Saham
Sepanjang 2024, Avia Avian (AVIA) berhasil mencatatkan volume penjualan bertumbuh 5% secara year on year (yoy). Pertumbuhan ini didukung oleh kinerja solid pada kuartal IV, dimana total penjualan konsolidasi mencatat kenaikan double digit sebesar 11,5%, sedangkan volume penjualan meningkat 8,5% dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain pertumbuhan penjualan, AVIA mempertahankan profitabilitas yang sehat sepanjang 2024, dengan margin laba kotor sebesar 44,7%, margin EBITDA 27,2%, dan margin laba bersih 22,3%.
Baca Juga:
Ada Apa dengan Saham Unilever (UNVR)?Manajemen AVIA menegaskan, tahun 2024 diwarnai berbagai tantangan ekonomi, di mana banyak bisnis menghadapi tekanan akibat lesunya konsumsi masyarakat. Gejolak ekonomi nasional juga diperburuk oleh berbagai isu sosial yang turut memperlemah daya beli.
“Meski demikian, AVIA melihat peluang di tengah tantangan ini dan terus berinvestasi dalam inisiatif strategisnya, berfokus pada upaya memenangkan pangsa pasar meskipun kondisi pasar tetap menantang,” jelas manajemen.
Pencapaian AVIA pada 2024 didorong oleh dedikasi dan ketangguhan tim Avian Brands dalam mengeksekusi berbagai strategi pengembangan bisnis yang difokuskan untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






