Saham Petrosea (PTRO) Ada yang Borong, Harganya Bisa ke Sini
JAKARTA, investor.id - Saham konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrosea Tbk (PTRO) minus 3,65% ke Rp 2.900 pada perdagangan Jumat (14/3/2025) kemarin.
Sebanyak 217,43 juta saham PTRO ditransaksikan, frekuensi 24.460 kali, dan nilai transaksi Rp 637,11 miliar.
Saat harga tertekan, ternyata saham Petrosea ada yang akumulasi. Broker BNI Sekuritas membukukan net buy saham PTRO mencapai Rp 305,2 miliar. Di sisi lain, asing mencetak net sell Rp 292 miliar.
Dalam sepekan terakhir, saham anak usaha PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) ini melorot 13,69%.
Sementara itu, NH Korindo Sekuritas mengungkap bahwa PTRO telah mendapat kontrak baru sepanjang tahun 2024 dengan estimasi nilai mencapai Rp 64,3 triliun. Perusahaan juga menandatangani kontrak jumbo senilai US$ 1 miliar dengan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) pada Januari 2025.
Menurut analis NH Korindo, Axell Ebenhaezer, dengan masuknya semua proyek baru ini, PTRO mengumumkan anggaran belanja modal sebesar US$ 400 juta pada kuartal keempat 2024 untuk periode tahun anggaran 2024-2025.
“Anggaran ini akan dialokasikan terutama untuk pembelian alat berat baru saat perusahaan bersiap untuk memulai pelaksanaan kontrak baru. Hingga akhir tahun anggaran 2024, 33,5% dari total anggaran ini telah terealisasi, dengan sebagian besar sisanya diharapkan terealisasi pada semester pertama 2025,” jelas Axell dalam risetnya dikutip Sabtu (15/3/2025).
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Dia menambahkan, persiapan proyek baru telah menyebabkan biaya untuk tahun anggaran 2024 meningkat, sementara pendapatan baru akan mulai terealisasi pada pembukuan tahun anggaran 2025, yang menjelaskan penurunan laba bersih perusahaan sebesar 17% yoy
“Kami berharap laba bersih akan meningkat pesat pada tahun anggaran 2025. Selain kontrak-kontrak Vale yang disebutkan sebelumnya, perusahaan juga memperoleh proyek-proyek besar di seluruh segmen kontrak pertambangan & EPC dengan Pasir Bara Prima, BP Berau, dan Global Bara Mandiri,” terang Axell.
Dalam pengumuman baru-baru ini, sebutnya, MSCI memilih untuk tidak memasukkan PTRO dalam rebalancing indeksnya yang memicu sentimen yang tidak menguntungkan di pasar. Namun, perlu dicatat bahwa MSCI telah membuka saluran bagi para pelaku pasar untuk memberikan masukan mereka mengenai kesesuaian penambahan PTRO ke indeks untuk penataan ulang berikutnya, yang memicu optimisme bahwa PTRO akan ditambahkan selama penyeimbangan ulang berikutnya pada bulan Mei 2025.
NH Korindo Sekuritas memberikan peringkat buy untuk saham Petrosea (PTRO) dengan target harga Rp 4.300.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler





