Jumat, 15 Mei 2026

IHSG di Persimpangan, tapi UNVR, GOTO, dan JPFA Bisa Panen Cuan

Penulis : Indah Handayani
17 Mar 2025 | 05:34 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

Ketiga, Dimas menyebutkan, keputusan suku bunga The Fed. Pada Kamis mendatang The Fed juga akan mengumumkan keputusan tingkat suku bunganya yang berdasarkan konsensusnya, The Fed akan juga menahan tingkat suku bunganya di level saat ini (4,25% - 4,5%).

Selama seminggu kemarin, narasi kemungkinan resesi terjadi pada ekonomi AS terdengar sangat nyaring bagi pelaku pasar. Hal ini dipicu oleh ketidakjelasan kebijakan tarif yang dilakukan Trump.

"Seperti yang kita ketahui, apabila tarif impor ini diberlakukan oleh AS untuk negara-negara yang dituju maka hal ini akan membuat negara lain melakukan tarif balasan yang sama bagi AS. Hal ini akan berdampak terhadap kenaikan harga barang-barang (inflasi), dan juga pertumbuhan ekonomi global," jelas Dimas.

Maka dalam beberapa minggu-bulan kedepan, Dimas menegaskan, akan sangat penting bagi pelaku pasar memperhatikan perkembangan yang terjadi di perekonomian global ini. Apabila perang tarif dilakukan dan berdampak terhadap kondisi ekonomi maka besar kemungkinan The Fed juga akan mengambil keputusan mengikuti kondisi yang ada dan juga akan berpengaruh terhadap pergerakan indeks saham dunia.

ADVERTISEMENT

Terakhir, Dimas mengatakan, ex date dividen BBCA pada hari terakhir di minggu ini. BBCA akan melakukan pembagian dividen final untuk tahun buku 2024 sebesar Rp250 per lembar saham setelah dikurangi dividen interim yang telah dibagikan 11 Desember 2024. Secara historikal, apabila suatu saham berencana untuk membagikan dividen maka menciptakan volatilitas bagi pergerakan sahamnya.

"Oleh karenanya, saya ingin mengingatkan bagi investor untuk tetap mempertimbangkan kondisi market saat ini yang cenderung sangat volatile meskipun momentum pembagian dividen ini sangat menggiurkan," pesan Dimas.

Berkaca pada sentimen di atas, Dimas merekomendasikan UNVR, GOTO dan JPFA bisa panen cuan, berikut trading plan-nya:

1. UNVR

- Buy

- Current Price 1.300

- Entry 1.300

- Target Price 1.480 (13,85%)

- Stop Loss 1.210 (-6,92%)

- Risk to Reward Ratio 1:2

- UNVR mendapatkan flow dengan keluarnya saham ini dari indeks FTSE large cap, namun dilihat dari teknikalnya justru menunjukan hal menarik dengan berhasil membentuk higher high dan higher low. UNVR ini juga sektor consumer yang cenderung mendapatkan keuntungan dengan momentum Ramadan dan Idul Fitri.

2. GOTO

- Buy

- Current Price 80

- Entry 80

- Target Price 89 (11.25%)

- Stop Loss 76 (-5,00%)

- GOTO terkerek sentimen positif berupa capaian perbaikan kinerja pada FY2024 yang disertai dengan konfirmasi price action yang secara teknikal bergerak uptrend dalam parallel channel-nya. Selain itu, GOTO menjadi satu dari sedikit saham yang bergerak uptrend untuk tren jangka menengahnya di tengah pergerakan IHSG yang cenderung tertekan.

3. JPFA

- Buy on Pullback

- Current Price 2.090

- Entry 2.000-2030

- Target Price 2.200 (10,00%)

- Stop Loss 1.900 (-5,00%)

- Risk to Reward Ratio 1:2

- Emiten ini menjadi satu dari sedikit saham yang bergerak uptrend untuk trend jangka menengahnya di tengah pergerakan IHSG yang cenderung tertekan. Emiten ini memberikan gambaran teknikal yang bagus selama sideways volume cenderung mengecil dan ketika naik disertai lonjakan volume. JPFA termasuk sektor consumer yang cenderung mendapatkan keuntungan dengan momentum Ramadan dan Idul Fitri

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 14 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia