Jumat, 15 Mei 2026

Ada Apa dengan BBCA BBRI Cs?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
19 Mar 2025 | 07:29 WIB
BAGIKAN
Penggiat bursa memantau pergerakan saham. (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)
Penggiat bursa memantau pergerakan saham. (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id -  Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup longsor sebesar 249,55 poin (3,84%) ke level 6.223,3 pada Selasa (18/3/2025). Ini melanjutkan pelemahan empat hari beruntun.

Saham 4 big banks berguguran.  Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI -3,92% ke Rp 3.680; saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA -3,49% ke Rp 8.300; saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI -3,23% ke Rp 3,23%; dan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) -3,21% ke Rp 4.530.

Keempatnya pun merajai daftar saham dengan net sell asing paling besar kemarin. BBCA kena net sell asing hingga Rp 1,52 triliun; BMRI net sell asing Rp 632,69 miliar, BBRI net sell asing Rp 353,78 miliar; dan BBNI net sell asing Rp109,94 miliar.

Sementara itu, Verdhana Sekuritas dalam riset yang dipublikasikan pada 11 Maret 2025 mengungkap bahwa ytd 7 Maret 2025, bank-bank besar Indonesia melihat tekanan jual yang besar dari investor asing, dengan arus keluar US$ 959 juta, atau 83% dari total penjualan asing bersih di pasar sebesar US$ 1,2 miliar.

ADVERTISEMENT

Meskipun ada tekanan jual seperti itu, dari sudut pandang taktis, Verdhana menilai bank-bank besar Indonesia belum keluar dari kesulitan, karena prospek ekonomi makro jangka pendek tetap menantang.

Selain itu, pengganda pertumbuhan PDB terhadap pinjaman, yang pada dasarnya mengukur seberapa besar pertumbuhan pinjaman mendorong pertumbuhan PDB, menurun.

“Kami mengaitkan hal ini dengan lebih banyak pinjaman yang diberikan kepada sektor padat modal dibandingkan dengan nasabah peminjam padat karya. Beberapa sektor padat modal terkait dengan hilirisasi mineral dan/atau perkebunan. Kami juga berpikir bahwa hal ini dapat disebabkan oleh beberapa pencairan pinjaman untuk akuisisi,” sebut Verdhana dikutip Rabu (19/3/2025).

Namun, dari sudut pandang fundamental, bank-bank besar tetap tangguh. Memang, menurut Verdhana, bank-bank besar ini secara fundamental tetap sehat, meskipun dengan beberapa variasi.

“Secara khusus, kami pikir segmen korporasi telah mengungguli segmen pasar massal. Pandemi pada tahun 2020-2023 menyebabkan bank-bank besar (yang berfokus pada segmen korporasi) mengungguli bank-bank kecil dan yang berfokus pada segmen pasar massal,” papar Verdhana.

Target Harga

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 50 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 60 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia